Minggu, 21 Mei 2017

Aspek-aspek Perencanaan Usaha Produk Kerajinan


Aspek Produksi

  • Produksi adalah rangkaian kegiatan membentuk, 
  • mengubah dan menciptakan sesuatu untuk 
  • meningkatkan nilai suatu produk. 
  • Dalam melakukan proses produksi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti berikut.
    • Sifat proses produksi yang terus-menerus atau berdasarkan jumlah pesanan. 
    • Jenis dan mutu produk mempertimbangkan ketahanan lama tidaknya produk tersebut, mutu, dan sifat permintaan konsumen terhadap produknya.
    • Jenis produknya (model baru atau model lama), dengan meneliti terlebih dahulu lokasi, volume produksi, musiman atau sepanjang masa. 
    • Pengendalian proses produksi, menyangkut perencanaan dan pengawasan proses produksi.

    Aspek Pemasaran

    • Harga : berapa harga yang ditetapkan, berapa harga pesaing, perlukah menentukan diskon.
    • Lokasi : tentukan segmen apa yang dijadikan faktor utama
    • Promosi : pilihlah alat promosi yang sesuai misalkan selebaran, brosur, poster, media massa, radio,dan televisi .
    • Distribusi : untuk mencapai konsumen dapat dilakukan dengan cara perorangan, pengecer, agen,
    • grosir atau pedagang besar.

    Aspek Keuangan
    • Sumber Internal
      1) Tabungan sendiri
      2) Setoran dari pemegang saham
      3) Menjual barang yang kurang produktif
      4) Menjual barang yang menguntungkan (pada saat menjual, lebih mahal serta lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan harga saat membeli)
      5) Fasilitas/tempat milik sendiri (tanah, bangunan, garasi, mesin dll)
    • Sumber Eksternal
      1) Perbankan
      2) Lembaga Keuangan Nonbank
      3) Perorangan
      4) Lainnya
    • proyeksi atau Rancangan Keuangan
      1) Neraca harian
      2) Laporan laba rugi
      3) Laporan arus kas
      4) Analisa pulang pokok
    Struktur Organisasi
    Struktur organisasi sederhana hanya memiliki dua tingkatan, yaitu pemilik dan pekerja. Perusahaan kecil dengan satu produk atau beberapa produk lain yang saling berhubungan, biasanya menggunakan struktur organisasi ini. Perusahaan-perusahaan yang menggunakan struktur organisasi sederhana biasanya dikelola oleh pemiliknya sendiri yang sekaligus menangani pekerjaan lain yang berhubungan dengan sebuah produk. Artinya, dalam struktur sederhana, pemilik perusahaan cenderung mengambil semua keputusan penting secara sendiri, dan terlibat langsung dalam setiap tahap kegiatan perusahaan.

    Analisis Break Event Point (BEP) Usaha Produk Kerajinan
    Analisis BEP digunakan untuk mengetahui jangka waktu pengembalian modal atau investasi usaha. Produksi minimal usaha harus menghasilkan atau menjual produknya agar tidak menderita kerugian. BEP adalah suatu keadaan di mana usaha tidak memperoleh laba dan tidak menderita kerugian (titik impas). BEP merupakan alat analisis untuk mengetahui batas nilai produksi atau volume produksi suatu usaha untuk mencapai nilai impas. Artinya, usaha tersebut tidak mengalami keuntungan ataupun kerugian. Suatu usaha dikatakan layak jika nilai BEP produksi lebih besar dari pada jumlah unit yang sedang diproduksi saat ini dan BEP harga harus lebih rendah daripada harga yang berlaku saat ini.


    Sumber : Buku Paket Prakarya dan Kewirausahaan Kelas 11 Semester 2

    Sabtu, 20 Mei 2017

    Aneka Ragam Kemasan dari Bahan Keras



    Sumber : Dokumentasi Kemendikbud

    Pengemasan merupakan sistem yang terkoordinasi untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai. Wadah atau pembungkus dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi produk yang ada di dalamnya,
    melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik (gesekan, benturan, getaran). Di samping itu pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan atau produk industri agar mempunyai bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi.

    Dari segi promosi wadah atau pembungkus berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik pembeli. Karena itu bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaan. 

    Hal yang harus diperhatikan dalam perancangan kemasan:

    1. Kemasan Harus Menarik
      Salah satu cara membuat kemasan yang menarik adalah dengan penggunaan warna yang cermat, warnalah yang pertama kali terlihat bila produk berada di tempat penjualan. Warna yang terang akan lebih terlihat dari jarak jauh karena memiliki daya tarik dan dampak yang lebih besar.

    2. Isi (Contens)
      Isi kemasan harus dapat memberikan informasi dan daya tarik tentang barang yang dikemas.
    Keunggulan kemasan dari bahan keras yaitu lebih menarik dan unik. Sebab, tidak banyak prduk yang mengemas barangnya dengan bahan keras. Mereka cenderung menggunakan plastik.

    Keselamatan Kerja : Ukir Kayu


    Dalam kerja ukir kayu, kita harus memerhatikan keselamatan kerja kita juga loh!

    Keselamatan kerja merupakan sikap pada saat kita bekerja. Hal ini berhubungan dengan cara memperlakukan alat dan bahan kerja, serta bagaimana mengatur alat dan benda kerja yang baik dan aman karena berhubungan dengan orang atau manusianya.

    Manfaat kesehatan dan keselamatan kerja dalam kerja ukir antara lain seperti berikut.
    • Sebelum bekerja hendaknya memastikan terlebih dahulu tentang ruangan yang bersih dan terang serta fentilasi udara yang cukup supaya ruang kerja menjadi nyaman.
    • Pakailah pakaian kerja untuk melindungi dan menghindari kotoran kayu pada saat kerja ukir.
    • Pakailah sepatu kerja, pada saat kerja ukir agar terhindar dari kecelakaan/terkena pahat apabila jatuh dari meja kerja.
    • Jika perlu, pakailah kaos tangan, terutama pada waktu kita sedang mengasah pahat dan merawat pahat agar tangan kita tidak terluka dan tidak kotor.
    • Masker, digunakan pada waktu kita sedang membersihkan ukiran, pengamplasan dan finishing.
    • Jika sedang bekerja tidak diperkenankan bergurau/bercanda, karena dikawatirkan akan terjadi kecelakaan kerja.
    • Atur yang rapi pahat ukir di atas meja sehingga tidak berantakan dan akan memudahkan ketika memilih pahat saat bekerja.
    • Jika sudah selesai bekerja, kita wajib membersihkan kotoran sisa pahatan kemudian mengembalikan pahat pada tempatnya.
    • Limbah dikelola dengan baik.

    Apasih Teknik Etsa Itu?



    Sumber : FaridOncom//TutorialBuatEtsaLogam

    Kata etsa berasal dari bahasa Belkamu atau Jerman, yaitu etch yang berarti memakan, berkorosi, atau berkarat, Kata etching berarti mengetsa.

    Benda-benda dari logam dapat dietsa dengan merendam dalam larutan etsa (larutan asam). Untuk melindungi bagian yang tidak ingin teretsa oleh pengikisan larutan asam ini, seluruh permukaannya dilapisi dengan bahan penolak asam, yaitu resist (bahan pelindung).Sementara itu, bagian-bagian yang terpilih untuk dietsa sesuai dengan desain dibiarkan terbuka dan terkena pengikisan asam. Secara perlahan-lahan, asam akan melarutkan dan mengikis tempat-tempat yang terbuka sampai tingkat yang diinginkan sehingga permukaannya turun sampai di bawah permukan aslinya.

    Larutan pengetsa ini terdiri atas larutan asam organik, asam mineral anorganik, atau campuran dari
    keduanya. Sebagian asam mempunyai daya kikis yang sangat baik untuk logam-logam tertentu, sedangkan sebagian asam lain ternyata hanya sedikit atau bahkan tidak mempunyai pengaruh sama sekali terhadap logam-logam tertentu lainnya. Kombinasi dari keduanya justru dapat melarutkan logam-logam di dalam larutan tersebut.

    Berhasil tidaknya mengetsa bergantung pada pengendalian yang sangat hati-hati terhadap kekuatan larutan asam pengetsa.

    Bukan Hanya Makhluk Hidup, Produk Kerajinan Juga Perlu Dirawat!

    Tentu, produk kerajinan memerlukan perawatan yang baik dan benar. Namun, harus disesuaikan dengan karakteristik bahan dasarnya juga ya...
    1. Perawatan Produk Kerajinan Ukir Kayu
      Cara melindungi dan merawat kayu, bergantung pada kondisinya, apakah kayu yang masih mentah atau kayu yang sudah dilapisi (finishing) . Untuk merawat kayu mentah, Kita dapat mengampelas permukaan kayu hingga ke sudut-sudutnya. Gerakan mengampelas searah dengan serat kayu. Sedangkan untuk kayu yang sudah dilapisi, kita dapat merawatnya dengan selalu membersihkannya menggunakan lap kering dan bersih yang telah dioleskan dengan furniture wax. Lalu gosok pada permukaan kayu searah serat kayu, jangan terlalu menekan, tipis-tipis saja.

    2. Perawatan Kerajinan Logam
      Pada dasarnya, Produk kerajinan logam tidak perlu perawatan yang rumit, karena telah di finishing. Sehingga kerajinan logam dapat menjaga warna walaupun digunakan untuk tempat air atau digunakan bersama detergen. Perlindungan produk kerajinan logam yang mutlak harus dilakukan ialah menghindarinya terkena air garam dan zat asam. Hal tersebut dikarenakan apabila unsur-unsur kimia itu menempel pada lapisan coating dalam intensitas yang tinggi, maka akan mengubah warna logam baik itu tembaga maupun kuningan, warnanya akan berubah menjadi hijau antik (green patina).  
    Jadi, Sudahkah Kalian merawat kerajinan bahan keras kalian dengan baik? Jangan sampai kerajinan kesayangan Kalian sampai rusak ya!

    Jumat, 19 Mei 2017

    Kerajinan Batu

    Saddawiyah.blogspot.co.id

    Kerajinan batu, terbilang aneh bukan? Indonesia sangat kaya dengan bebatuan. So, kita harus bisa memanfaatkannya dengan baik. Salah satu caranya dengan mengolahnya menjadi kerajinan.

    Daerah Kalimantan merupakan penghasil batu warna yang dinilai sangat unik. Banyak daerah di Indonesia menjadikan bebatuan warna sebagai produk kerajinan seperti: aksesoris pelengkap busana, juga sebagai penghias benda.

    Batu hitam yang keras dan batu padas berwarna putih/cokelat yang lunak banyak dimanfaatkan untuk produk kerajinan. Teknik pengolahan untuk batu hitam dan batu padas banyak menggunakan teknik pahat dan teknik ukir.

    Kerajinan Logam

    Apa? Logam bisa dijadikan kerajinan? Tentu, bisa. Seperti gambar yang dibawah ini.

    Sumber : Dokumentasi Kemendikbud

    Kerajinan logam menggunakan bahan logam seperti perunggu, besi, perak, dan emas. Teknik yang biasa digunakan:
    • Teknik Cor
      Merupakan teknik pembuatan dengan cara mencairkan terlebih dahulu bahan yang akan digunakan.
    • Teknik Ukir
      Merupakan teknik pembuatan yang melalui proses pencukilan sehingga membuat suatu cekungan dan cembungan yang tersusun.
    • Teknik Tempa
      Merupakan proses pengerjaan logam dengan cara memanaskan, kemudian membentuknya dengan cara memukul-mukul, menekuk, menggiling, dan sebagainya.
    Bahan logam banyak dibuat sebagai perhiasan dan aksesoris, kemudian berkembang sebagai benda hias dan benda fungsional lainnya, seperti gelas, guci, dan kap lampu.